Senin, 14 Maret 2016

Obat Galau Saat Melihat Mantan Sudah Menikah


Obat Galau Saat Melihat Mantan Sudah Menikah

Obat Galau Saat Melihat Mantan Sudah Menikah
Obat Galau Saat Melihat Mantan Sudah Menikah. Ya, siapa sih yang tidak punya mantan? Oh, banyak ya? Oke, tapi banyak juga kan yang punya mantan? Tentu. Dipastikan ada di antara mantan itu yang paling berkesan di hati. Ya kan? Karena sudah memberikan pengalaman menarik soal cinta, namun sayangnya kandas ditengah jalan tidak bisa sampai ke jenjang pernikahan. Putus hubungan memang menyakitkan. Tapi perjalanan cinta tidaklah berakhir sampai disitu. Tidaklah berakhir saat kita tahu, sang mantan malah mengundang kita ke pernikahannya. Sedih? Pasti. Tapi harus move on kan? Nah, beberapa hal yang harus kamu sadari tentang hal ini, dan juga cara move on yang tepat bagimu.

Relakan dan Berterima Kasihlah Padanya

Terkadang hubungan cinta kasih itu cukup menegaskan komunikasi dan status yang ada. Memang status sudah berpisah, putus, jadi mantan. Tapi hati berkata masih sayang. Saat mendapat undangan pernikahan mantan yang paling berkesan dalam hidup kita, cara terbaik adalah merelakannya bersama orang lain. Lalu berterima kasih pada diri sendiri sudah mau merelakan. Jika bisa, berterima kasih padanya sudah mengisi hari-hari dalam kehidupan. Melihat mantan sudah menikah memang menyakitkan. Apalagi saat kita datang ke pernikahannya, bersama teman-teman lama, yang juga tahu dulu kita punya hubungan spesial dengannya.
Pikiran pasti merasa hidup tidak adil. Tapi dengan sadar diri merelakan dan berterima kasih, maka kita sendiri paham, bahwa Tuhan telah memberikan pelajaran hidup melalui sang mantan. Yaitu cinta kasih pun bisa kandas, tidak ada yang abadi, dan juga kita akan bertemu dengan orang lain yang jauh lebih baik dari mantan yang mampu menyayangi dan memahami kita kelak. Sederhana bukan? Namun, merelakan butuh kejujuran. Butuh rasa kalah dalam diri. Butuh rasa menyerah mendengar cemoohan teman-teman saat kita datang ke pernikahannya. Intinya, yang terjadi terjadilah. Tidak ada yang bisa diperbuat jika sudah demikian. Logika sederhana sebagai obat anti galaunya, “belum tentu saat kita kembali jadian dengan mantan, dia jauh lebih baik dari yang kita perkirakan”. Karena putus hubungan tentu karena kita meliaht sisi negatif dari dirinya. Dan belum tentu sisi negatif itu hilang dari dirinya.

Masih Banyak Orang Yang Perlu Kita Bahagiakan

Siapa? Orangtua, adik, kakak, keluarga besar, teman terbaik, ya, masih banyak sekali orang yang perlu kita bahagiakan. Melihat mantan sudah menikah memang absurd. Pengen datang segan, tidak datang dikira tidak perduli. Serba salah. Seperti makan buah simalakama. Ya, pilihanmu seharusnya, datang saja. Berikan kado, kalau tidak bisa memberi kado sendiri. Buatlah patungan. Lalu pikirkanlah bahwa masih banyak orang yang butuh dengan kita. Masih banyak yang bisa kita bahagiakan segera. Terutama orangtua.
Tidak perlu mencari kambing hitam, bahkan balas dendam. Pernikahan itu sakral. Jangan sampai melihat mantan sudah menikah, kita juga ikut-ikutan segera melangsungkan pernikahan. Wah, bahaya kalau begitu. Hidup bukanlah kompetisi atau lomba lari. Pernikahan juga bukan untuk membalas sakit hati karena mantan. Bijaklah dalam bertindak. Tenangkan pikiran dan perasaanmu. Pernikahan memang dapat membahagiakan orangtuamu. Tapi tidak lantas terburu-buru juga karena mantan. Karena pernikahan itu untuk kebahagiaanmu juga. Dirimu bahagia, maka orangtuapun akan bahagia.

Masa Depan Masih Panjang, Harus Tetap Optimis

Ya, masih ada cita-cita yang bisa kamu raih. Masih banyak tempat yang bisa kamu kunjungi untuk liburan. Masih banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menambah hobi baru. Masih banyak kegiatan yang bisa kamu kontribusikan pada masyarakat. Dan kamu juga masih bisa berkenalan lebih banyak orang dengan karakter yang berbeda-beda juga. Artinya apa? Kamu masih punya masa depan walaupun kamu melihat mantan sudah menikah.
Banyak anak muda sekarang, beranjak dewasa, lalu mengakhiri hidup lantaran mendapati cinta yang masih disayanginya telah dipinang oleh orang lain. Sungguh disayangkan. Jangan buang-buang hidupmu hanya untuk satu cinta yang jelas bukan jodohmu. Segerakan saja cari aktifitas barumu, yang mampu membunuh rasa cintamu pada kekasih yang dulu. Jangan buang-buang waktumu. Dan satu lagi, jangan lepaskan kesempatanmu bertemu dengan kekasih baru. Jadi buka diri untuk yang baru. Cinta hanya butuh membiasakan diri untuk melihat kebaikan-kebaikan yang telah ditawarkan dan diberikan pada kekasih baru. Dirimu masih bisa bahagia kok. Masih bisa menapaki masa depan dengan senyuman.

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.